infopukepri.batamtoday.com BETA - Pembangunan RSUD Provinsi Kepri Rampung 30 Persen
infopukepri.batamtoday.com BETA - Pembangunan RSUD Provinsi Kepri Rampung 30 Persen

Photo : Yustin MS
RSUD Kepri : Progres kerja proyek pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Provinsi Kepri yang terletak di Km 8 Jalan Raya Tanjungpinang-Tanjunguban rampung sekitar 30 persen.
Seputar PU KepriPembangunan RSUD Provinsi Kepri Rampung 30 Persen
Oleh : RedaksiTANJUNGPINANG - Progres kerja proyek pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Provinsi Kepri, salah satu dari mega proyek pembangunan pusat pemerintahan Provinsi Kepri di Pulau Dompak, yang terletak di Km 8 Jalan Raya Tanjungpinang-Tanjunguban, rampung sekitar 30 persen.
RSUD Kepri yang direncanakan berlantai delapan dan dilengkapi dengan peralatan medis yang canggih tersebut, kini masih dalam tahap kronstruksi. "Jika ditaksir, progres penyelesaian kerja proyek baru sekitar 30 persen," ujar projek manajer PT Duta Graha Indah (PT DGI), Yoyo, melalui asisten manger Budi menjawab batamtoday di lokasi proyek, Kamis (19/03/09).
Ditambahkan Budi, meski progres kerja baru tiga puluh persen, namum pekerjaan terus akan digesa sesuai time schedule. "Sekarang proyek akan masuk pengecoran lantai ke-lima. Sementar lantai basemen langsung dikerjakan untuk tahap finishing. Pekerjaan kita berjenjang sesuai jadual yang ditetapkan manajemen kontruksi," jelas Budi.
Pantaaun batamtoday di lokasi proyek, yang Sebelumnya, proyek ini sempat bermasalah akibat pengerjaan tertunda selama tiga bulan. Hal itu disebabkan Biro Pemerintahan Pemprov Kepri belum menyerahkan lahan ke kontraktor PT DGI, padahl pembangunannya telah diresmikan gubernur.
Selain itu, adanya dugaan murk-up harga tanah serta biaya penimbunan (cut & fill), yang saat ini sudah selesai, juga sempat menyita sebagaian waktu pengerjaanya.
Pantauan batamtodai di lokasi proyek, untuk pengamanan material dan alat-alat kerja, PT DGI langsung memasang pagar seng di sekeliling lokasi proyek. Lahan rencana timbunan, yang sebelumnya rawa-rawa, juga sudah terlihat rata. Sejumlah alat berat terlihat sibuk keluar masuk proyek untuk mengangkut material.(btd/Yustin MS)
( batamtoday.com )