infopukepri.batamtoday.com BETA - Gubernur Tinjau Progres Pembangunan Pusat Pemerintahan di Dompakinfopukepri.batamtoday.com BETA - Gubernur Tinjau Progres Pembangunan Pusat Pemerintahan di Dompak
Pengerjaan fisik proyek pembangunan pusat pemerintahan Provinsi Kepri di Dompak untuk pembangunan kantor gubernur, pada dua bulan terakhir Agustus dan Semptember 2008, mengalami kemajuan.
Photo : Charles

Kantor Gubernur KEPRI : Pengerjaan fisik proyek pembangunan pusat pemerintahan Provinsi Kepri di Dompak untuk pembangunan kantor gubernur, pada dua bulan terakhir Agustus dan Semptember 2008, mengalami kemajuan.

Seputar Dompak

Gubernur Tinjau Progres Pembangunan Pusat Pemerintahan di Dompak



Oleh : Redaksi

TANJUNGPINANG - Progres pembangunan pusat pemerintahaan Provinsi Kepri di Dompak terlaksana dengan bagus. Daria hari ke hari, progresnya menunjukkan peningkatan. Proses pelaksanaannya juga, hingga saat ini terus digesa.

Hal itu disimpulkan Gubernur Provinsi Kepri Drs Ismeth Abdullah setelah secara langsung turun ke lapangan guna memantau pembangunan pusat pemerintahaan Provinsi Kepri di Dompak.


"Pelaksanaan pembangunan kantor gubernur, dinas dan biro yang saat ini sedang dilaksanakan sudah mulai rampung, pelaksanaan pembangunan jembatan juga. Mudah-mudahan akhir tahun 2009 ini sudah rampung dan dapat digunakan," paparnya di Tanjungpinang, Sabtu (31/1/2009).

Selain pembangunan kantor gubernur, dinas dan biro, Ismeth juga mengatakan, pembangunan rumah sakit, serta gedung DPRD dan kampus Umrah sudah dilaksanakan.

Mengenai besarnya alokasi anggaran yang telah diserap proyek pembangunan pusat pemerintahan Kepri itu, yang menghabiskan dana Rp 24 miliar lebih untuk membebaskan 533 hektar lahan dalam 3 tahun secara berturut-turut, Gubernur Ismeth mengatakan, hal tersebut tidak jadi masalah.

"Memang, ada beberapa lahan yang belum dibebasakan. Tetapi gantiruginya juga nantinya akan diselesaikan. Nggak apa-apa, ngggak ada masalah. Kan, dianggarkan. Selagi masih dianggarkan, nggak ada masalah," ujarnya.

Ditegaskannya, apa yang sudah dianggarkan dalam hal ganti rugi lahan tersebut, akan tetap dilaksanakan.Pemerintah Provinsi Kepri juga tidak membelanjakan dana di luar daripada anggaran yang tersedia.

"Sistim ganti ruginya transaparan kok. Dan masyarakat juga mengetahui, tidak ada hal-hal yang perlu dicurigai. Penggunaan dana ganti rugi lahan ini juga diperiksa oleh BPK. Dan memang, dana untuk ganti rugi itu juga masih kurang," tegas Ismeth.

( batamtoday )

BERITA PHOTO
images