infopukepri.batamtoday.com BETA - Gubernur: Pencurian Bauksit di Dompak Telah Dikoordinasikan ke Polisi infopukepri.batamtoday.com BETA - Gubernur: Pencurian Bauksit di Dompak Telah Dikoordinasikan ke Polisi 
Photo : Charles
Jalan Utama : Pengerjaan jalan utama sebelah Utara menuju bangunan Kampus Umrah di Dompak
Seputar DompakGubernur: Pencurian Bauksit di Dompak Telah Dikoordinasikan ke Polisi
Oleh : RedaksiTANJUNGPINANG - Gubernur Provinsi Kepri Drs Ismeth Abdullah mengatakan untuk menyelidiki adanya dugaan pencurian bauksit dengan mengatasnamakan cut and fill di Dompak, saat ini dirinya telah mengoordinasikan kepada polisi serta Satpol-PP Provinsi Kepri untuk memantaunya.
Hal itu dikatakan Gubernur Ismeth kepada Batamtoday, usai mengikuti pembukaan event tahunan Dragon Boat Race Kota Tanjungpinang, Jumat (14/11) di Tanjungpinang.
"Saat ini sedang kita koordinasikan dengan kepolisian, dan saya belum ada terima laporannya," ujarnya.
Sementara, informasi terakhir yang diperoleh Batamtoday dari warga di Dompak, hingga saat ini pelaksanaan aktivitas penambangan bauksit di pusat pemerintahan Provinsi Kepri itu masih terus berlanjut. Dan untuk mengelabui aktivitasnya, salah seorang cukong memanfaatkan tenaga warga melakukan aktivitas louding-nya, pada malam hari.
"Sampai saat ini masih terus berlanjut, tetapi waktunya tidak tentu. Untuk membuktikanya, kalau nanti mereka beraktivitas, kita sama-sama turun ke lapangan," ujar sumber Batamtoday berjanji, seraya meminta agar namanya dirahasiakan.
Sementara itu, disinggung dengan masa berlangsungnya penambangan di Dompak hingga saat ini, Ismeth mengatakan bahwa seluruh aktivitas tambang di Dompak hanya diberi tenggang waktu beraktivitas hingga Desember 2008 ini. Dan setelah itu, penambangan di daerah tersebut telah ditiadakan.
Ditempat yang sama, disinggung komitmen Walikota Tanjungpinang Hj. Suryatati A Manan dengan apa yang diungkapkan Gubernur Ismeth, ia mengidemkannya. Dan sejumlah perusahaan di daerah tersebut, menurut Walikota Tanjungpinang ini, telah sepakat dan menyetujui untuk menghentikan aktivitas pertambangannya pada Desember 2008 mendatang.
"Ya, kita juga telah menyampaikan. Dan pada umunya mereka setuju, meskipun masa waktu izin KP dan surat Izin pertambanganya belum habis," ujarnya.
( Batamtoday )