infopukepri.batamtoday.com BETA - Akibat Penambangan Bauksit, Pembangunan Jalan di Dompak Terhambat infopukepri.batamtoday.com BETA - Akibat Penambangan Bauksit, Pembangunan Jalan di Dompak Terhambat
Kegiatan pegerjaan jalan Utama pusat pemerintahan di  Pulau Dompak
Photo : Charles

Dompak 5 : Kegiatan pegerjaan jalan Utama pusat pemerintahan di Pulau Dompak

Seputar Dompak

Akibat Penambangan Bauksit, Pembangunan Jalan di Dompak Terhambat



Oleh : Redaksi

TANJUNGPINANG - Penambangan bauksit dengan cara sembunyi-sembunyi, belangsung dari sore hari hingga tengah malam, di Pulau Dompak dikeluhkan kontraktor pelaksana pembangunan pusat pemerintah Provinsi Kepri itu. Akibat aktivitas 'pencurian bouksit' itu, pelaksanaan teknis yang mereka lakukan sering terhambat.

Sebelumnya, dalam laporan Kepala Dinas PU Kepri Ismanullah melalui PPTK Bina Marga, Untung Suriatna ST, PPTK Cipta Karya dan Managemen Konstruksi (MK) untuk progres bulan September 2008 kepada Gubernur Kepri, telah dijelaskan bahwa aktivitas penambangan bauksit menjadi kendala teknis yang dihadapi kontraktor, selain faktor lahan yang belum semuanya dibebaskan.

Lahan yang sudah rata setelah dilakukan pekerjaan pembersihan dan pemotongan (land clearing & cut fill -red) oleh kontraktor, setelah beberapa hari sudah banyak lubang-lubang kecil akibat galian. Akibatnya, pekerjaan tidak bisa dilanjutkan.

Untuk menelusuri kebenaran informasi itu, Batamtoday melakukan peninjauan ke Pulau Dompak, Rabu (29/10). Terbukti, salah satu perusahaan yang melakukan aktivitas tambang "tersembunyi" itu adalah PT Kereta Kencana Bangun Perkasa (PT KKBP) dengan alamat kantor di Jalan DI Panjaitan Komplek Bintan Center, Tanjungpinang.

Sumber Batamtoday di Pulau Dompak menjelaskan, aktivitas penambangan dilakukan mulai sore hari hingga tengah malam. "Aktivitas penambangan dilakukan PT KKBP pada sore dan malam hari," ujarnya, seraya mewanti-wanti agar namanya tidak ditulis.

Beberapa alat berat dan kendaraan lori pengangkut tanah bauksit, menurutnya, pada siang hari hanya terparkir di dekat pelabuhan eks tambang bauksit milik Ac, pengusaha asal Tanjungpinang.

"Setelah bauksti dicuci, lalu diangkut dengan tongkang melalui pelabuhan milik Ac," jelasnya sambil menunjuk beberapa areal bekas penambangan.

PT KKBP yang dikonfirmasi di kantornya, terlihat sepi dan hanya ada satu karyawan yang berada di kantornya. Kepada Batamtoday, karyawan yang mengaku bernama Ros itu membenarkan pihaknya melakukan aktivitas tambang di Pulau Dompak.

"Betul pak, perusahaan kami melakukan penambangan di Dompak. Setahu saya, perusahaan kami memiliki izin penambangan kok. Untuk konfirmasi lebih jelas, besok saja datang pagi hari, kerena pimpinan sekarang tidak ada," ujarnya.

Kepala Dinas Sumber Daya Alam Kota Tanjungpinang, Sujarwoto, yang dikonfirmasi Batamtoday melalui telepon selulernya, terkait izin yang dimiliki PT KKBP, tidak menjawab. Dikirim SMS, juga tidak dibalas.

( Batamtoday )

BERITA PHOTO
images